Selasa, 19 Februari 2013

Sekilas Fisiologi Hewan Air

Menurut Murwantoko (2013) ilmu fisiologi hewan air adalah ilmu yang mempelajari fungsi, mkanisme dan cara kerja dari organ, jaringan dan sel-sel hewan air. Sumber lain menyebutkan sebagai cabang ilmu yang mempelajari fungsi bagian-bagian tubuh hewan air. Desebutkan bahwa permasalahan-permasalahan yang perlu dibahas mengenai fisiologi hewan air adalah pengindraan, koordinasi, pertukaran zat-zat, pencernaan, pergerakan, reproduksi, peredaran darah dan pertumbuhan.

Sekilas Dinamika Populasi Ikan

Dinamika populasi ikan. Prasa tersebut tentu akan mengaitkan hubungan populasi ikan dengan dinamikanya. Menurut saya yang belum terbukti benar atau pun salah, segala sesuatu  yang hidup atau bernyawa maka akan mengalami perubahan-perubahan yang menghampiri si hidup tadi.  Saya dapat beragumentasi seperti ini karena saya belum melihat yang hidup tetapi tidak mengalami sesuatu yang dinamis. Mungkin, inilah hal yang membedakkan yang hidup dengan yang tidak hidup.
Sampai saat ini, saya masih beranggapan bahwa dinamika populasi ikan, pembahasannya tidak akan jauh dari stok ikan di perairan. Mempelajari populasi ikan yang dinamis saya kira menjadi penting ketika manusia mulai sadar untuk menjaga stok ikan di alam tetap terjaga sehingga dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan. Jaman dahulu mungkin orangorang percaya jika ikan di laut tidak akan pernah habis. Namun, pada awal tahun 1990-an orang-orang dikejutkan oleh temuan oleh suatu kelompok peneliti Overfishing Committee yang menyatakan bahwa beberapa lokasi di samudra telah mengalami Overfishing atau kelebihan penangkapan.

Kamis, 14 Februari 2013

Yang Saya Lihat Tentang Perempuan Berjilbab



Membicarakan tentabg jilbab, sebagai laki-laki saya akan sangat mengaku tidak mengerti sama sekali tentang salah satu item busana wajib perempuan–seharusnya. Saya selalu penasaran bagaimana sebenarnya pandangan perempuan-perempuan sendiri jaman sekarang tentang jilbab. Tidak. Saya penasaran mengapa masih banyak perempuan yang tidak berjilbab dan saya tidak membahasnya disini, toh saya tidak akan pernah memakainya. Seseungguhnya, saya menaruh hormat pada perempuan yang menggunakan jilbab dalam kesehariannya. Tentu saja saya menghormatinya, soalnya seandainya saya terlahir sebagai perempuan, saya tidak dapat memastikan akan menggunakan jilbab “seutuhnya”.
          

Bukan Ceramah juga Bukan Motivasi


Kejadian ini terjadi beberapa hari lalu ketika aku sedang asik menjelajah Google Play Store untuk mencari aplikasi-aplikasi yang menarik dengan menggunakan layanan wifi kampus. Tiba-tiba saja aku menenukan sebuah aplikasi sederhana, yaitu komplikasi kitab Bulughul Maram dalam versi bahasa Indonesia. Tanpa pikir panjang, langsung diunduh saja. Selesai proses unduh dan pemasangan, secarik ingatan saat Aliyah muncul. Iya, aku dulu pernah mempelajari buku ini. Nuansa nostalgia pembelajaran kitab ini di pondok dulu terlihat jelas seperti layar imajiner di depanku. Jika dulu aku selalu kesusahan dalam memahami kitab ini karena masih tertulis dalam bahasa arab, namun saat ini kitab ini dengan mudah aku unduh dan terlebih lagi sudah dalam bahasa Indonesia.
Ada beberapa hadist yang membuatku termenung , belama-lama membacanya dan menyadarkan beberapa tindakanku yang tidak seharusnya aku lakukan.  ada juga yang aku lewatkan membacanya karena mirip dengan hadist yang sebelumnya atau karena terlalu panjang. Waktu itu, membaca kitb ini dalam versi digitalnya menambah motivasi dan aku juga mendapatkan pencerahan-pencerahan.

Hal Yang Terpikir Setelah Merumpi


Beberapa hari lalu, tidak terlalu tepat jelasnya kapan, saya datang berkunjung ke kos senior saya ketika SMA yang sekarang kuliah di salah satu PTS Yogyakarta. Tidak ada tujuan khusus dari kunjungan saya ini, hanya sekedar silahturahmi dan mencari teman berbincang-bincang saja. Ketika telah berjumpa, kami langsung melakukan perbicaraan yang sederhana, menanyakan kabar masing-masing, masalah perkuliahan, sampai hal-hal yang tidak penting.
Tidak ada yang terlalu menarik perhatian saya sampai ketika senior saya itu dengan tidak saya mengerti mengutip ucapan temannya tentang kaidah ushul fiqih. Al aslu fi kulli syaiin baqaun ma kana ala ma kana illa dallla dalilun ala khilafihi. Saya menertejemahkan kaidah itu dalam bahasa Indonesia versi saya kira-kira adalah kondisi segala sesuatu akan tetap seperti aslinya kecuali ada petunjuk yang menunjukan perubahannya. Setidaknya, hingga saat ini begitulah terjemahan kaidah tersebut yang saya percayai.

Minggu, 10 Februari 2013

Buanglah Sampah Dimana Saja

(foto oleh mhdhari)
Saya pikir gambar tersebut tentu sudah dapat menceritakan apa yang akan saya tuliskan selanjutnya. Namun, tidak ada salahnya jika saya tetap mencoba menceritakannya. Tong sampah yang telah dirancang dan dikelompokkan menjadi empat golongan menurut jenis sampah yang sesuai. Hal itu membuat saya ingin menemui orang yang pertama kali mencetuskan ide tersebut untuk berterima kasih, akan tetapi terjadi sedikit error yang menjadikan ide tersebut tidak ”wah” lagi. Menggolongkan sampah berdasarkan jenisnya itu tampak tidak/kurang berhasil karena masih terlihat jenis sampah plasti masih mendominasi bahkan pada tong yang bertuliskan “KERTAS”  juga diisi dengan sampah jenis plastik.


KULIAH DAN QULIAH

Pertama-tama aku akan sangat mengingatkan semuanya bahwa kuliah dan quliah itu tidak sama. Dapat dikatakan bahwa tingkat kesamaan kuliah dengan quliah mencapai 81%. Akan tetapi, 19% perbedaan ini sangat bertentangan jauh. Sehingga kuliah dan quliah tidak dapat disamakan satu sama lain. Jadi, ingat keduanya hampir mirip tetapi tidak sama.

                Kuliah adalah semacam aktivitas pendidikan pada perguruan tinggi pasca kelulusan sekolah menengah atas. Berdasarkan sumber Wikipedia.org kuliah adalah dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia mempunyai arti "pelajaran yang diberikan" atau "ceramah". Namun pada umumnya kata "kuliah" dikaitkan dengan perguruan tinggi atau pendidikan tinggi yang sering diartikan sebagai proses belajar atau proses pembelajaran seputar keilmiahan . Hampir mirip dengan kuliah, definisi quliah adalah pelajaran atau ceramah yang diberikan sebagai proses belajar atau proses pembelajaran seputar pengelolaan hati atau emosional.

                Jadi, dapat disimpulkan bahwa kuliah adalah pembelajaran ilmiah dan quliah adalah pembelajaran emosional seputar manajemen pengelolaan hati.

170 Kata Peresmian Blog Ini

Akhirnya dan awalnya! Sebelumnya aku mau mengucapkan selamat kepada diriku sendiri kali ini. Iya, sekarang dan saat ini juga akhirnya aku telah memutuskan untuk membuat blog pribadi dan beritikat untuk selalu menulis blog ini dalam rentang waktu yang udah aku jadwalkan. Sekilas ini bagiku bukan yang pertama tapi sudah entah yang keberapa. Sejak mengenal tentang blog, sudah beberapa blog yang aku daftarkan tapi tidak satu pun yang tetap eksis sampai sekarang.

Akhir-akhir ini, aku bertemu dengan beberapa orang yang aktif sekali menulis blog. Entah kenapa, setelah berbincang dengan mereka, timbul kembali keinginan untuk menulis blog. Mereka bercerita tentang kejadian –kejadian lucu atau komentar-komentar yang pedas selama menulis blog. Saat bercerita, mata mereka menunjukkan kepuasan. Sepertinya mereka bangga dan bahagia dengan blog mereka. Jadi, itulah awalnya munculnya blog ini. Aku juga ingin suatu saat nanti akan menceritakan kisahku tentang blog kepada orang lain dengan mataku memancarkan semangat dan kebanggaan. Aku ingin suatu saat nanti akan tersenyum atau sakit hati karena komentar-komentar yang aku terima di blogku.

Demikianlah kata sambutan dariku. Hehehe.