Selasa, 19 Februari 2013

Sekilas Fisiologi Hewan Air

Menurut Murwantoko (2013) ilmu fisiologi hewan air adalah ilmu yang mempelajari fungsi, mkanisme dan cara kerja dari organ, jaringan dan sel-sel hewan air. Sumber lain menyebutkan sebagai cabang ilmu yang mempelajari fungsi bagian-bagian tubuh hewan air. Desebutkan bahwa permasalahan-permasalahan yang perlu dibahas mengenai fisiologi hewan air adalah pengindraan, koordinasi, pertukaran zat-zat, pencernaan, pergerakan, reproduksi, peredaran darah dan pertumbuhan.

Hal dasar dalam fisiologi hewan air adalah memahami bahwa hidup di dalam air akan sangat berbeda sekali dengan hidup di udara (darat). Perbedaan-perbedaan ini yang kemudian dijadikan panduan dalam memahami fisiologi masing-masing makhluk hidup dari dimensi yang berbeda. Faktanya, jumlah oksigen yang terlarut di udara lebih besar dari pada yang terlarut di dalam air. Belum lagi masalah tekanan yang tidak sama di lapisan yang berbeda-beda di dalam air, sedangkan tekanan di darat hampir merata. Dengan fakta ini, seakan-akan makhluk hidup darat lebih diuntungkan. Jika anda beranggapan seperti itu, maka izinkanlah saya menyangkalnya. Tidak. Saya bukan merasa lebih tahu dari anda, tetapi saya hanya yakin bahwa Allah akan selalu Maha Adil. Itu saja.
Ternyata keyakinanku tidak salah. Fisiologi ikan sudah didesain oleh Pencipta sehingga sangat sesuai dengan habitat di dalam air. Baru saja saya mengetahuinya. Bentuk tubuh, sifat fisik dan biokimia saling mendukung untuk tetap dapat bertahan di air yang lebih sedikit mengandung oksigen dari pada di darat atau tekanan yang lebih berat atau beragam dibandingkan di darat. Lain waktu saya akan berusaha berbagi lebih banyak lagi tentang fisiologi hewan air. 

0 komentar:

Posting Komentar

Terimakasih Telah Berkomentar